PT Pollux Property Indonesia Tbk lewat anak upayanya PT Pollux Aditama Kencana mulai lakukan serah terima pusat belanja Chadstone Mall Cikarang pada beberapa penguji. Serah terima itu dikerjakan pas waktu sesuai dengan agenda yang telah dijanjikan perusahaan awalnya.
PT Pollux Aditama Kencana adalah kerjasama di antara PT Pollux Property Indonesia Tbk. Bersama dengan Virginia Property Grup. Acara serah terima pada beberapa tenant dikerjakan di hari selasa.
Sesudah lakukan topping off tahun kemarin, ini hari kami kembali jalankan loyalitas dengan melakukan tenant handover di Chadstone Mall Cikarang yang disebut sisi dari lokasi superblok Chadstone Cikarang, tutur CEO PT Pollux Property Indonesia Tbk, Nico Po, dalam info sah yang diterima oleh kami di Jakarta.
Nico mengharap dengan dilaksanakannya serah terima itu, beberapa calon investor atau customer diinginkan telah memperoleh deskripsi dan apa yang diyakininya untuk berinvestasi di lokasi superblok Chadstone Cikarang. Mall itu direncanakan bekerja di akhir April 2019.
Chadstone Mall Cikarang adalah sisi dari lokasi superblok Chadstone Cikarang seluas 2,5 hektar (ha) yang ditingkatkan dengan investasi Rp3 triliun.
Mengangkat ide The New Meeting Poin for Business and Pleasure, mall ini berdiri di atas tempat 25.000 mtr. persegi (m2) dengan luas bangunan 67.100 m2 serta mempunyai Net Lease Ruang (NLA) kira-kira 30.000 m2.
Chadstone Mall Cikarang terbagi dalam 6 lantai yakni lantai dasar (ruang spesial parkir mobil), Lower Ground (ruang parkir serta hypermarket), Ground Floor harga helm kyt (Retail Ruang & Lobby Mall), Lantai 1 (Retail Ruang & F&B), Lantai 2 (Food Court & Entertainment), lantai 3 (Studio XXI & ruang parkir mobil).
Presiden Direktur PT Pollux Aditama Kencana, Asmat Amin, memberikan tambahan hadirnya Chadstone Mall Cikarang memperoleh tanggapan yang positif.
Ini dibuktikan dengan occupancy tenant yang sudah sampai 85%. Salah satunya beberapa anchor tenant terpenting yang mempunyai rekam jejak merek paling baik seperti Transmart serta Cinema XXI.
Tenant yang lain yang telah pastikan diri untuk bekerja di Chadstone Mall Cikarang salah satunya J.Co, Breadtalk, Sport Station, Skechers, Watch Klub, Bahagia Time, serta Kidzoona.
Beberapa tenant memiliki komitmen tidak untuk cuma mendatangkan nuansa yang fresh serta nyaman tetapi siap juga mendatangkan produk berkualitas dalam penuhi semua keperluan pola hidup. Serta memberikan service yang memberi kepuasan untuk beberapa pengunjung waktu operasional kelak jelas Asmat.
Mengangkat ide 6 in 1 integrated development, Chadstone Cikarang nanti akan meringkas hotel bintang 4+ yang meliputi 178 kamar, apartemen, harga besi beton food & beverage, SOHO dengan keseluruhan 144 unit, Chadstone Mall Cikarang dan rumah sakit.
Apartemen Chadstone sendiri akan terbagi dalam 4 Tower yaitu Tower Arden, Barker, Christie, serta Dario yang meringkas sekitar 3.496 unit.
Ada 3 type unit yang ditawarkan, yakni Type 1 Bedroom dengan luas 25 mtr. persegi semi gross pada harga dari mulai Rp480 juta, 2 Bedroom dengan luas 42 m2 semi gross dan 3 Bedroom dengan luas 56 m2 semi gross.
Mengenai, SOH0 (Small Office Home Office) dengan luas 47 m2 semi gross di pasarkan dari mulai Rp1,3 miliar. Keseluruhannya, progress pembangunan Chadstone Cikarang sekarang telah sampai 88%, dengan sasaran operasional mall.
Serah terima unit Apartemen dengan setahap pada bulan April 2019 akan datang dan diyakinkan semua tower bisa berperan secara baik.
"Penjualan sekarang alami penambahan lumayan baik. Ini bisa disaksikan dari prosentase penjualan yang sudah sampai 95%. Kami optimistis 100% sold out pada bulan Maret 2019
Tampilkan postingan dengan label harga helm terbaru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label harga helm terbaru. Tampilkan semua postingan
Minggu, 22 September 2019
Jumat, 13 September 2019
Hemat Listrik dan Tampak Indah Atap Rumah Konglomerat Ini
Banyak professional di sektor arsitektur punyai andil dalam melaksanakan pemasyarakatan terhadap penduduk bakal utamanya green building. Mereka yaitu the agent of change yg bukan hanya berkata bangunan dari segi manfaat serta estetika, namun juga aman, sehat serta irit kekuatan, ” kata Naning Adiwoso.
Perintis serta Ketua Green Building Council Indonesia sebagai salah satunya dewan juri pertandingan Onduline Green Roof Award (OGRA) 2019 untuk karya-karya di sektor konstruksi serta arsitektur terus-terusan (suistanable contruction) yg konsentrasi pada rancangan atap rumah tropis.
Aplikasi rancangan atap hijau memang bisa dibuktikan bisa menyiasati pemanfaatan kekuatan yg boros. “Beban AC serta penerangan di sebuah bangunan, baik rumah ataupun bangunan komersial itu cukuplah tinggi.
Jadi itu, penentuan bahan atap rumah mesti jadi perhatian biar berikan kegunaan terus-terusan untuk bangunan tersebut. Peletakan atap hijau bisa kurangi suhu sampai 30 derajat celcius kala cuaca panas. Penghuni tambah lebih nyaman, rumah pun jadi irit kekuatan.
Perihal tersebut yg memajukan produsen atap gampang bahannya baku bitumen, serat selulosa, organik, resin serta mineral-mineral yg ramah lingkungan Onduline Indonesia, menyelenggarakan kembali OGRA 2019 dengan obyek “Tropical Green Roof System” dengan hadiah sejumlah 75 juta rupiah.
“Kompetisi ini terbuka untuk karya-karya yg punyai konseptual serta terus-terusan berkenaan kepentingan rancangan atap yg kuat tetapi masih ramah lingkungan serta sesuai buat wilayah tropis, serta tahun 2019 berubah menjadi pertandingan rancangan ke-4 kalinya yg digelar oleh Onduline sejak mulai tahun 2013” kata Country Director PT Onduline Indonesia.
Menurut Tatok, Onduline Indonesia harga sepeda polygon menyelenggarakan pertandingan ini buat meningkatkan perspekif baru terkait hari depan dunia konstruksi, arsitektur serta property.
Lewat pertandingan ini pun dikehendaki tampak arsitek-arsitek muda memiliki bakat yg kedepannya bisa jadi penerus perancang proyek-proyek property inovatif di Indonesia.
Pertandingan ini terbuka untuk banyak arsitek, desainer interior, perencana, insinyur, pemilik project, developer serta perusahaan konstruksi yg udah profesinya sekurang-kurangnya 1 tahun.
Pertandingan ini dapat juga disertai oleh arsitek independent serta tak mesti masuk dengan asosiasi ikatan professional.
Bentuk bangunan bisa juga berwujud gedung komersial (high rise) , tempat tinggal, resort serta bangunan yang lain. Luas bangunan atap mulai 150 sampai 350 m2. “Tidak mesti project jadi, karya yg disertakan pun bisa cuma konseptual design” tambah Tatok.
Karya-karya yg bersaing bakal dievaluasi oleh beberapa klub juri yg independent, dengan memanfaatkan beberapa gosip bangunan tropis terus-terusan jadi tolok ukur.
Antara lain berhubungan dengn resiko estetika serta konstektual dan harga helm ink perubahan serta transferability (dapat dipraktekkan) pun bisa jadi penilaian mutu karya yg dilombakan.
Banyak peserta dikehendaki bisa berikan rencana yg suistanable tetapi masih indah di pandang dalam menjawab masalah lingkungan, kapabilitas tahan air serta metode drainase berkenaan perancangan atap rumah ramah lingkungan.
Perintis serta Ketua Green Building Council Indonesia sebagai salah satunya dewan juri pertandingan Onduline Green Roof Award (OGRA) 2019 untuk karya-karya di sektor konstruksi serta arsitektur terus-terusan (suistanable contruction) yg konsentrasi pada rancangan atap rumah tropis.
Aplikasi rancangan atap hijau memang bisa dibuktikan bisa menyiasati pemanfaatan kekuatan yg boros. “Beban AC serta penerangan di sebuah bangunan, baik rumah ataupun bangunan komersial itu cukuplah tinggi.
Jadi itu, penentuan bahan atap rumah mesti jadi perhatian biar berikan kegunaan terus-terusan untuk bangunan tersebut. Peletakan atap hijau bisa kurangi suhu sampai 30 derajat celcius kala cuaca panas. Penghuni tambah lebih nyaman, rumah pun jadi irit kekuatan.
Perihal tersebut yg memajukan produsen atap gampang bahannya baku bitumen, serat selulosa, organik, resin serta mineral-mineral yg ramah lingkungan Onduline Indonesia, menyelenggarakan kembali OGRA 2019 dengan obyek “Tropical Green Roof System” dengan hadiah sejumlah 75 juta rupiah.
“Kompetisi ini terbuka untuk karya-karya yg punyai konseptual serta terus-terusan berkenaan kepentingan rancangan atap yg kuat tetapi masih ramah lingkungan serta sesuai buat wilayah tropis, serta tahun 2019 berubah menjadi pertandingan rancangan ke-4 kalinya yg digelar oleh Onduline sejak mulai tahun 2013” kata Country Director PT Onduline Indonesia.
Menurut Tatok, Onduline Indonesia harga sepeda polygon menyelenggarakan pertandingan ini buat meningkatkan perspekif baru terkait hari depan dunia konstruksi, arsitektur serta property.
Lewat pertandingan ini pun dikehendaki tampak arsitek-arsitek muda memiliki bakat yg kedepannya bisa jadi penerus perancang proyek-proyek property inovatif di Indonesia.
Pertandingan ini terbuka untuk banyak arsitek, desainer interior, perencana, insinyur, pemilik project, developer serta perusahaan konstruksi yg udah profesinya sekurang-kurangnya 1 tahun.
Pertandingan ini dapat juga disertai oleh arsitek independent serta tak mesti masuk dengan asosiasi ikatan professional.
Bentuk bangunan bisa juga berwujud gedung komersial (high rise) , tempat tinggal, resort serta bangunan yang lain. Luas bangunan atap mulai 150 sampai 350 m2. “Tidak mesti project jadi, karya yg disertakan pun bisa cuma konseptual design” tambah Tatok.
Karya-karya yg bersaing bakal dievaluasi oleh beberapa klub juri yg independent, dengan memanfaatkan beberapa gosip bangunan tropis terus-terusan jadi tolok ukur.
Antara lain berhubungan dengn resiko estetika serta konstektual dan harga helm ink perubahan serta transferability (dapat dipraktekkan) pun bisa jadi penilaian mutu karya yg dilombakan.
Banyak peserta dikehendaki bisa berikan rencana yg suistanable tetapi masih indah di pandang dalam menjawab masalah lingkungan, kapabilitas tahan air serta metode drainase berkenaan perancangan atap rumah ramah lingkungan.
Langganan:
Postingan (Atom)